My blog has moved!

You should be automatically redirected in 6 seconds. If not, visit
http://winisphere.wordpress.com
and update your bookmarks.

expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

The Mumbling bubles

Showing posts with label hobby. Show all posts
Showing posts with label hobby. Show all posts

Wednesday, May 9, 2012

To Kill Time (While Waiting for Next Week)

New on my shelf... 



And the book that I've been wanting to read, but never got the chance to buy (and I bought it last week, at last..)




Haven't read the last one, but somehow managed to read half of the first one (and still going). I personally love the twist of modern mythology, fantasy and battle in a very american way. The protagonist, Shadow, has became one of my favorite taciturn characters ever. I expect a surprising ending from this book. As for A Game of Thrones, well, the popularity of the serials is enough said, but I'm looking for a detailed, not-in-the-movie descriptions of characters and plots. Ah, remind me of how I used to sit and read LOTR trilogy, Eragon (and the following books), Abarat, and many other fantasy novel. Oh the joy of reading!

Thursday, April 19, 2012

Terharubiru

...karena pas pulang senam dan supercapek, janjian dinner sama patjarsky di BC dan saya tiba2 light headed dan nggak sanggup keluar mobil, si bubsky tercinta nyamperin ke mobil di tempat parkir, mengambil alih posisi driver dan menaruh sebuah plastik di back seat. Isi plastik Gramedia itu ternyata ...

Si paket trilogy Hunger Games yang udah lama
banget saya pengenin tapi nggak pernah sempat
terbeli. Pun lagi diskon 20% pula. 

:')

What can I say, I have the best :)

Monday, February 27, 2012

Waktu untuk merindu: reviews

Awalnya, saya tidak pernah mengira saya akan (akhirnya) mempublikasikan tulisan saya. Bujukan demi bujukan, mulai dari guru bahasa indonesia saya di SMA hingga beberapa teman, tidak mampu membuat saya 'rela' berbagi tulisan saya. Bukan apa-apa, saya sebenarnya bukan seorang penulis cerita. Saya hanyalah seseorang yang suka menulis puisi. Mengapa puisi? Karena untuk saya, ia adalah tumpahan hati, buku diary yang terenkripsi dalam rima dan bait. Hanya saya yang tahu cerita lengkap dibalik setiap puisi yang saya buat. 

Hingga kawan-kawan saya, agni, verta dan damar membujuk saya untuk ikut menulis cerpen di Nulis Buku Club Balikpapan. Saat itu saya nampaknya sedang kesambet roh cerpen, jadi saya iya kan saja. Salah satu cepennya pun bukan murni cerpen, melainkan lebih ke pemrosaan puisi saya. Cerpen satunya lagi, terinspirasi lagu "If I die tonight" nya Too Phat. Well, at least I tried to write, pikir saya waktu itu. Saya sadar, karya saya masih amat jauh dari bagus. 

Ketika buku "Waktu Untuk Merindu" akhirnya terbit, saya tidak mengira akan ada beberapa orang yang me-review buku ini. Sayapun merasa campur aduk, antara nervous, senang dan...jujur saja, takut. Anyway, ini adalah link beberapa review untuk buku ini. Silahkan beli bukunya dan let me know what you think (and maybe write another review? :p)





I feel truly honored. Whoever you are, thank you for the reviews :)


Monday, February 20, 2012

Waktu Untuk Merindu


Ingat tulisan saya untuk kumpulan cerpen NBC Balikpapan? Alhamdulillah bukunya sudah live di nulisbuku.com dan bisa dipesan disini ^^.  
Ini sedikit excerpt dari buku kumpulan cerpen dari NBC Balikpapan... Enjoy!




Banyak waktu yang kita punya 

dan telah kita lalui ...

dalam setiap helaan nafas kita 
sejak terbangun dari lelap 
dan kembali keperaduan. 

Banyak rindu yang kita hela 
disetiap nafas hidup ini, 

entah itu pada sahabat, orang tua, 
sebuah tempat penuh kenangan 
atau bahkan  kekasih tercinta.

Nikmatilah waktu.
Rasailah rindu.

Manfaatkan waktu, 
sesekali untuk mengungkapkan rindu…

....

[Ini secuplik cerita dari buku kumpulan cerpen apik ini. Bisa juga di download dari sini]


45 Menit - Annisa F.Viramisyah

           07.00
Suasana salah satu ruang tunggu bandar udara internasional itu tampak mulai ramai. Para calon penumpang pesawat mencoba membunuh waktu menunggu dengan melakukan berbagai hal. Beberapa sibuk berbincang, beberapa yang lainnya terlihat sibuk dengan diri mereka sendiri.
Seorang pria, tinggi besar, berwajah panjang, sudah semenjak tadi memperhatikan seorang wanita berjaket coklat yang duduk di sebuah kursi dekat jendela kaca. Ia tahu wanita itu, ia mengenali wajah itu, namun ia ragu. Tak lama, ia memberanikan diri menegurnya.
“Hai...” suara pria itu terdengar seperti pita kaset yang rusak. Sebagian dirinya tidak siap atau bahkan sebenarnya enggan menyapa. Wanita itu menoleh dari buku yang dari tadi menjadi perhatiannya. Dahinya berkerut sebentar sebelum akhinya tersenyum dan berkata, “Oh, kamu. Hai.”
Kamu. Siapapun bisa dipanggil dengan sebutan orang kedua tunggal itu. Tapi khusus untuk dirimu, aku menyebutnya dengan alasan yang jelas dan sederhana.

Last Monday - Wini Rizkiningayu
Aku terbangun dini pagi ini. Kumatikan weker yang berbunyi tepat pada saat adzan subuh sayup-sayup terdengar. Segarnya pagi yang belum tercium jilat panas mentari, menyeruak masuk ke kamarku saat kaca jendela kubuka perlahan. Matahari masih belum kelihatan, tapi sayup kicau burung sudah mulai memenuhi udara. Ah, ini adalah sedikit damai yang terlupakan. Harusnya dalam 29 tahun ini aku bangun lebih pagi. Aku kerahkan semua daya untuk mengusir kantuk yang tak mau pergi dan meraup air wudhu. Lalu kugelar sajadah putih pemberian ibuku untuk ulang tahunku minggu lalu. Kanjeng Gusti, terima kasih untuk pagi.
 ***
CNN Monday : Sebuah meteor baru ditemukan. Ia diberi nama Illumina309. Ukurannya yang hampir setengah planet bumi menjadikan ia sebuah objek angkasa yang dahsyat tapi juga indah. Diperkirakan, meteor ini akan melintasi tata surya dan menyuguhkan pemandangan fantastis bagi seluruh umat manusia. Pemandangan sekali seumur hidup ini akan menjadi sebuah perayaan bagi seluruh dunia.


Sang Pengantin - Ardestya
05.00
“Kriiiiing!” dering telepon membangunkanku dari beauty sleep pagi ini.
“Selamat pagi, Ibu. Wake up call pukul lima paginya,” suara renyah operator di seberang sana.
“Oke, Mbak. Terima kasih.”
Aku menggeliat meregangkan tubuhku untuk membangunkan otot yang telah beristirahat semalaman, lalu beranjak ke pintu menuju area beranda yang tertutup oleh tirai tebal berwarna krem.
Hotel ini sungguh dirancang dengan baik. Semua detail desainnya meneriakkan kemewahan yang berkelas. Mulai dari ruangan penyambutan tamu, hingga detail terkecil seperti linen yang lembut menyentuh kulit saat tidur, detail pinggiran tempat tidur, minyak aroma terapi yang dibakar di dalam ruangan, dan karpet tebalnya yang sekarang membelai jemari kakiku yang telanjang. Tapi semua keindahan itu tak seberapa dibandingkan dengan pemandangan yang menyapaku ketika tirai itu tersibak. Sebuah infinity pool terhampar ditengah-tengah taman yang tertata cantik dan berakhir di ujung tebing yang berada tepat di atas Samudera Hindia. Amazing!

Obrolan Traffic Light - Damar Restio
10 tahun yang lalu... Ya kira kira 10 tahun yang lalu, saya menginjakkan kedua kaki di suatu persimpangan waktu siang. Lama sempat saya berdiri di situ terdengar karena ada obrolan menarik Si Traffic Light. Si Lampu Merah, Si Lampu Kuning, Si Lampu Ijo.
Si Lampu Ijo: "Lihat lah temans, gagahnya saya ketika menyala… Semua kendaraan laju cepat nian."
Si Lampu Merah: "Eits… tunggu dulu kawan. Lihatlah aku ketika menyala… Semua harus berhenti dan kupersilakan orang orang untuk menyebrang. Hahahlaha."
Si Lampu Kuning: *diam saja*

Rindunya Rindu - Agni Giani
Ini yang aku suka dari Balikpapan. Langitnya yang selalu bersih, biru dengan awan putih bak kapas. Pantainya dimana-mana, tentu saja. Kota ini memanjang di sebagian garis pantai Kalimantan Timur. Siang ini aku suka. Memandang laut dari ruangan kerjaku. Hijau dedaunan dari pohon di samping jendela dan biru gelap laut berbatasan dengan terangnya biru langit yang disinari matahari tropis. Suasana ini yang akan kurindukan sampai kapanpun.
“Ehm, permisi,” suara seseorang mengembalikan aku ke 'bumi' setelah hampir 5 menit aku mengagumi lukisan alam yang indah di depanku hingga tersenyum sendiri. Bukan seseorang sih, aku sebenarnya tahu siapa yang datang ini.
“Ya...” jawabku sambil membalikkan badan ke arah pintu, tempat sumber suara berasal.
“Gimana?” dia bertanya sambil masih berdiri di ambang pintu.
“Apanya? Uhm masuk. Nggak bagus berdiri depan pintu begitu,” aku balik bertanya sambil menggerakkan tangan mempersilahkannya masuk. “Gimana, udah dibuka?” dia bertanya lagi. Kali ini dia sudah duduk di kursi sebelahku.



***



Jika berkenan dan berminat memesan, klik link ini :
http://nulisbuku.com/books/view/waktu-untuk-merindu


Atau, mention lewat twitter ke:

@damenky 
Untuk Area Jabodetabek
@mishavira 
Untuk Area Balikpapan dan Sekitarnya


Thanks to agni untuk info pemesanan (yang saya copas dari blognya..hehe maap ya neng :p)

Sunday, February 5, 2012

Friday Five Setelah Sekian Lama...

Iya, iya, saya tau saya akhir-akhir ini malessssspun menulis blog. Life has been a hectic ticking clock. Karena beberapa hal, petrofisis aktif di tunu team tinggal 3 orang dan satu orang jadinya harus meng-handle 10-11 well untuk di interpretasi...ampun dijeee.. Belum lagi saya yang berdiri diatas 2 lempeng berbeda (hayah), satu kaki di tim tunu, satu kaki di data management. Entahlah ini bagaimana kedepannya, yang saya harapkan sih full time di data management petrofisis saja sembari menuntaskan backlog well tunu yang masih utang..hihi.

Here's my Friday five setelah sekian lama:

1. Rejeki nambah, jadi bisa nabung :p. Berita yang ditunggu-tunggu orang sekantor akhirnya terbukti kebenarannya. Walaupun nggak sama untuk setiap orang (tergantung performance appraisal siy katanya), tapi si rejeki ini nambah secara signifikan, dan pas tahu kalo nambah, rasanya hati meledak gembira seketika *lebay*. Hihihi, kayaknya bener deh kalo tahun ini saya dimudahkan buat nabung pelan-pelan buat si tujuan akhir. Catering mahal, yaaaa... :p  -> this point is being rebutted by patjar, saying : cateringnya bisa nyesuain budget. Tapi tetep kan mesti nabung....

2. Seperti yang saya bahas secara implisit di dua posting sebelumnya, life's been quite challenging dan saya diingatkan bahwa masalah memang nggak akan pernah habis. Anyway there's always good things amongst the trouble, no? There's a good news indeed, papi nya si patjar Alhamdulillah sudah pulang dari rs, makin sehat dan makin berselera makan. Saya super lega denger berita ini :)

3. Weekend's a bit lame, thanks to my ever-growling stomach. Yes, saya maag lagi, gara-gara maksa makan terlalu pedes dan kebanyakan pikiran. Illness mostly comes from (negative) minds, memang. Tapi patjar has been a jewel, he's very patience dan pengertian sama saya yang jadinya nggak bisa jalan-jalan lama. 

4. Kumpulan cerpen nulisbuku balikpapan is about to be launched! Saya deg-deg an, takut dan excited. Will be my very first time publishing my own (fictional) work. Hihihi, penasaran jadinya kaya apa deh. Dan saya pasti beli beberapa buat dibagiin ke patjar dan keluarga.

5. There's a decent cheese spinach ravioli, along with other (french) cuisine in Balikpapan. Agak pricey sih, tapi beneran worthed it! Sebelum otellobby buka cabang di balikpapan (yea rite), saya masih gapapa deh nabung-nabung buat makan ravioli dkk di resto kecil ini! Yum yum yummm!

This friday five is soooo random, I know!

On a lighter note, am starting to read (again) after a while. I begin with Kipling's Just So Stories, and somehow it reminds me why I love reading in general and reading children's book at the very first place. Here's one of my favorite poem (and riddle) from the book :


         China-going P. &  0.'s
         Pass Pau Amma's playground close,
         And his Pusat Tasek lies
         Near the track of most B.I.'s.
         N.Y.K. and N.D.L.
         Know Pau Amma's home as well
         As the Fisher of the Sea knows
         "Bens," M.M.'s and Rubattinos.
         But (and this is rather queer)
         A.T.L.'s can not come here;
         0. and 0. and D.0.A.
         Must go round another way.
         Orient, Anchor, Bibby, Hall,
         Never go that way at all.
         U.C.S. would have a fit
         If it found itself on it.
         And if "Beavers" took their cargoes
         To Penang instead of Lagos,
         Or a fat Shaw-Savill bore
         Passengers to Singapore,
         Or a White Star were to try a
         Little trip to Sourabaya,
         Or a B.S.A. went on
         Past Natal to Cheribon,
         The great Mr. Lloyds would come
         With a wire and drag them home!  

         .            .             .              .           .
         
          You will know what my riddle means
          When you've eaten mangosteens.
                           


Notice the places and cities in the poem? (Yes, he even mention 'Sourabaya' ;p). Those weird abbreviations? They are names of ships and shipping company that sails in the far east and orient Asia. Oh yes, I am beyond ecstatically found on this book. 



Tuesday, November 8, 2011

Countdown

1 Month to go to our December trip!!!! Can't can't can't wait. Me and Patjar haven't had a decent holiday (except for Ied, for sure, but that's with family) and Vincent's wedding on xinjiapo this December is just a perfect moment for us to have a holiday trip! It's gonna be fun since we're gonna spend it with my HYLI malaysian friends and some of Patjar's ENG 1 friend (if they're not at the rig...crossing finger...) The itsy bitsy for lodging is done (yes, we're doing it in backpacker's style) , gift for the wedding is on its way, and itineraries are planned already. The complete Malaysian HYLI will be coming from KL and Ariff+wifey will be flying from down under. I am now hoping that John or Glenn can make it from manila so we'll have the Pinoy HYLI (since it'd be quite impossible to fly in Donald or Wain+wifey from US). Ah..another wedding reunion for me and my HYLI friends :)

On the side of the dish, I am finishing my two short stories, submitted to NBC Balikpapan (Nulis Buku Club Balikpapan). Writing fiction has never been my strong side, but I thought I'll just give it a shot, and ended up with two pieces . One is inspired by a poem I wrote couple years back, the other one is inspired by a side story in a manga I read back when I was a kid. This whole writing thingy makes me kinda nervous, actually, considering how I never show my piece of writings to other people (besides poems, of course. But poems is entirely different stories from usual fiction). It's 2 days before deadline and I've submitted mine already. Hope the NBC folks will like it. Hope they wont be harsh in giving feedbacks. Hope that this can be a stepping stone for me to start write fiction :D

In a wrap, November in Balikpapan will be windy and gloomy, with some kicks of rain, but just like Patjar said, warmth is something that begin at heart :) Have a nice November !

Monday, October 31, 2011

The recycler

I think that's how I'm gonna call meself. The Recycler. Gara gara hobi cartonage dan paper craft saya, akhir-akhir ini saya jadi hobi ngumpulin kertas dan ornamen. Dan ini beneran "ngumpulin", mulai dari beli kertas karton, kain felt, kain katun motif, pernak pernik ornamen, sampai ke minta-minta kertas bekas dan ornamen. Yes, saya rajin nodong ke kolega saya, meminta undangan-undangan perkawinan yang sudah lama teronggok di meja dan siap dibuang. Believe it or not, kertas undangan hard paper itu bagus kalo di recycle. Hasilnya? Well let's say I have quite a bunch of stock for box and frame craft making berupa setumpuk hard paper dari undangan keren dari karton tebel, plus pernak pernik pita pitanya. Prinsip saya, hal-hal yang kadang ingin kita buang, sebenarnya kalau dioalah dengan benar, bisa menjadi sesuatu yang baru dan berguna.

Beberapa hari yang lalu saya ditelpon seorang kolega kantor, untuk datang ke ruangannya dan mengambil setumpuk undangan perkawinan yang siap di recycle (Soalnya tadinya mau dibuang aja, menuh-menuhin ruangan, katanya). My heart jumps in excitement, hihihi! Pas ada seorang kolega ulang tahun dan dibawakan kue tart dari b***d t**l, saya juga mengambil alas kuenya dan pita plus kardus pembungkus (yang tebal) nya sebelum mereka dicampakkan ke tempat sampah. Another case? Saat rapat dengan kontraktor dan si kontraktor ini membawa kue kue dalam nampan berhias korsase pita bungan yang unyu, mata saya yang biasanya bakal langsung tertuju ke si kue kue itu, sekarang tidak lagi berminat pada kue beralih ke si korsase pita, yang saya tahu akan dicampakkan ke tong sampah setelah semua orang memakan kue nya. And yap, saya memilih untuk menyelamatkan si korsase dulu, baru memakan (tiga) kue di nampan itu. Tetep rakus. Tadi pagi, saya juga "menyelamatkan" beberapa set styrofoam dan ornamen balon dan daun dari sebuah birthday cake. Those ornament will be useful for the  box/frame/greeting card making in the future. And believe it or not, saya yang tukang makan ini, lebih fokus ke misi "penyelamatan" ornamen dibanding ke kue tartnya. Sigh. I am officially a recycler now.

Thursday, October 27, 2011

October is....

...somewhat unproductive, blog-wise. I got a new toy. Oh well, the old BB is way too..fragile for me. The software hung for thousand times, the keyboard was officially not working, and once in a morning it just....dead. Hah. So me and pacar decided that bbm is passée, and we wont use BB any longer. Well a few days before my BB dead, me and pacar had a very nice coincidence when we both were head over heals for galaxy s2 for days, and suddenly bumped into the promotion counter with special credit card offer and price reduction. Yum. So yeah, October  has been somewhat unproductive in regards to blog posts. I am waaaaay too busy searching cool apps on android market and playing with my new toy. Enuff said :D

Anyhoo, I am glad that I'll get to spend 5 days in Jakarta next months regardless my parents will only be at home for 3 days. Well, there's tax to be paid, things to be done and if The Big Guy is kind enough to me (please...), then some things and events might, just might, take their course and run smoothly, Amin.Well He knows the best for me and His time is the best timing. Oh well. Trying to lighten up a bit here :p And I am definitely ecstatic for the December trip. Can't wait to meet fellow HYLIans in our yearly wedding reunion (Sounds weird but we do meet up every year in a wedding. 2008 was Renee's, 2009 was Wainwright's, 2010 was Ariff's, and this year's gonna be Vincent's. 2012 will be John's, and...me? well it's up to The Big Guy. Your timing, God, not mine :). Anyway holiday! Always excited to meet up with old friends and spend the night over coffee (tea for me) and good talks!!!Uwyeah! 

Work-wise, October had me work my ass off. Some good things happened, some bad things as well. C'est la vie, C'est le travail. Pacar said I learn best from mistakes I made, so yeah. When the going gets tough, the tough gets going :)

To close this random post, lemme put some pic from papercamera, one of the apps in my new toy ;p

the tidy corner in my workspace

Tunu PTR room with the team leader facing my desk

My friendly neighbour busy at work

Ps: This October, some dearest people to my heart and Pacar's heart are having birthday. For My lovely sis and cousin, Pacar's parent and nephew, dearest friends and relatives, Happy birthday, October peoples :)





Monday, October 3, 2011

For a bookworm like me, this Quote is heart warming :)

"Date a girl who reads. Date a girl who spends her money on books instead of clothes. She has problems with closet space because she has too many books. Date a girl who has a list of books she wants to read, who has had a library card since she was twelve.

Find a girl who reads. You’ll know that she does because she will always have an unread book in her bag.She’s the one lovingly looking over the shelves in the bookstore, the one who quietly cries out when she finds the book she wants. You see the weird chick sniffing the pages of an old book in a second hand book shop? That’s the reader. They can never resist smelling the pages, especially when they are yellow.

She’s the girl reading while waiting in that coffee shop down the street. If you take a peek at her mug, the non-dairy creamer is floating on top because she’s kind of engrossed already. Lost in a world of the author’s making. Sit down. She might give you a glare, as most girls who read do not like to be interrupted. Ask her if she likes the book.

Buy her another cup of coffee.

Let her know what you really think of Murakami. See if she got through the first chapter of Fellowship. Understand that if she says she understood James Joyce’s Ulysses she’s just saying that to sound intelligent. Ask her if she loves Alice or she would like to be Alice.

It’s easy to date a girl who reads. Give her books for her birthday, for Christmas and for anniversaries. Give her the gift of words, in poetry, in song. Give her Neruda, Pound, Sexton, Cummings. Let her know that you understand that words are love. Understand that she knows the difference between books and reality but by god, she’s going to try to make her life a little like her favorite book. It will never be your fault if she does.

She has to give it a shot somehow.

Lie to her. If she understands syntax, she will understand your need to lie. Behind words are other things: motivation, value, nuance, dialogue. It will not be the end of the world.

Fail her. Because a girl who reads knows that failure always leads up to the climax. Because girls who understand that all things will come to end. That you can always write a sequel. That you can begin again and again and still be the hero. That life is meant to have a villain or two.

Why be frightened of everything that you are not? Girls who read understand that people, like characters, develop. Except in the Twilightseries.

If you find a girl who reads, keep her close. When you find her up at 2 AM clutching a book to her chest and weeping, make her a cup of tea and hold her. You may lose her for a couple of hours but she will always come back to you. She’ll talk as if the characters in the book are real, because for a while, they always are.

You will propose on a hot air balloon. Or during a rock concert. Or very casually next time she’s sick. Over Skype.

You will smile so hard you will wonder why your heart hasn’t burst and bled out all over your chest yet. You will write the story of your lives, have kids with strange names and even stranger tastes. She will introduce your children to the Cat in the Hat and Aslan, maybe in the same day. You will walk the winters of your old age together and she will recite Keats under her breath while you shake the snow off your boots.

Date a girl who reads because you deserve it. You deserve a girl who can give you the most colorful life imaginable. If you can only give her monotony, and stale hours and half-baked proposals, then you’re better off alone. If you want the world and the worlds beyond it, date a girl who reads.

Or better yet, date a girl who writes."
Rosemarie Urquico 
 
I smile ear to ear when I read this, for a silly reason that I know the sentiment of how joyful reading (and writing) can be :). For those who care to read the witty response to this quote, read this blog. Quite amusing yet still very honest.
 

Tuesday, September 27, 2011

Current obsession

Sigh. Instead of bag, shoes or clothes, my current obsession lately lingers on embossing tool, die cuts, fancy paper  etcetera. Awalnya gara gara mengunjungi neng desy di suatu malam untuk iseng iseng lihat card making nya dia (dan berujung pada bikin kartu ulang tahun sebagai compliment untuk frame saya). Pas saya lihat koleksi kerta, stam, puncher , pernak pernik dan kreasi kartunya si neng satu ini, I felt like I just died and gone to card heaven *lebay*. Desy mengjari saya berbagai teknik stamping, punching dan embossing. Saya asik mainan stamping up sampai gak sadar udah jam setengah sebelas malam dan dijemput sama si pacar. Card making is a whole lot of fun!  Plus, I think the stamping, embossing, and whatever-the-name-of-the-technique-are will add some spark, values and uniqueness on my new-found cartonage crafting activity. Imagine a frame or box, or even invitation with personalized emboss and vintage design that is created handmade. Pour moi, c'est super yumm :p. 

Semenjak malam itu, saya entah kenapa kepikiran terus soal card making ini. Then I google and found some interesting sites, some sites display personal artwork on card making, some sites reviews on tools and kits, and some sites sell the tools and supplies. And this last kind of site, is the one which makes me drool.Try visit this site or this, this or even this. Gulp. Rasanya pengen borong itu semua stamps, puncher, emboss dkk dkk. Kalap banget. Kalo gak inget cicilan mobil etc rasanya pengen klik add to shopping cart saat itu juga deh. Tapi ya, delivery ke Indo dari USA kan pricey, hiks... That is why I just got my YAY moment when I found out that BigShot, one of Sizzix 's machine, is available on a papercraft store in Xinjiapo. Daaaan itu berarti pas liburan december besok bisa menyelinap ke toko toko lucu buat beli kertas+tool ditengah tengah itinerary yang disusun si pacar. Hihihi. Wait, tapi harganya kok lebih murah dan dapet value pack kalo pesen ke Sizzix USA sih? Apa titip aja ke temen temen yang pada mau training kesana ya ??

Ini penampakan si bigshot machine. Image taken from here


Monday, September 26, 2011

Winisphere box and cards project

Hihi, maapkeun jarang ngeblog akhir akhir ini. Bahkan belum sempat minal-minul alias minta maaf dalam rangka idul fitri di blog ini (yaelah, perasaan moment nya udah lewat banget..). jadi apa kabar hidup? Yah, tipikal liburan idul fitri dimana semua orang nanya "kapan?", rafting ke citarik sama keluarga, lalu balik lagi ke balikpapan buat kerja (dan pacaran :p. hayah). Some good (and not) friends got married, some friends resigned and move away, and so on and so forth. Well intinya changes happens constantly as it always does in life. 

Akhir- akhir ini saya lagi ketularan virus cartonage alias kreasi karton dari mbak ika, istrinya kolega kantor saya. She's a creative goddess, beneran deh. Masuk ke studio nya aja saya udah amazed duluan sama dekorasi pernak perniknya yang unik. Belom lagi skill per-karton-an nya. To make long story short, saya beberapa minggu selalu menyatroni studionya si mbak ini pas lunch time buat belajar dan makan gratis. Well, saya selalu berpendapat ilmu apapun itu pasti berguna kedepannya, dan semoga si cartonage ini juga ya. 

The first trial was a simple small box. Working hour : 8 hrs. yah, namanya juga pemula... *malu*

Penampakan si box + hand tools yang dipakai

Penampakan si box di meja kerja..
The second thing I made was a standing double frame. Working hour : 6 hours. Tingkat kesulitannya sama si box sebelumnya beda, karena disini saya juga pakai kain untuk "baju" luar frame nya. Tadinya ini saya bikin buat si pacar biar bisa naro foto di meja kerjanya, tapi ternyata salah satu kolega kantor saya (cowo) yang lagi mencari kado buat ulang tahun tunangannya, dan si kolega ini menyukai frame bikinan saya. Well, yasudahlah saya jual saja si standing frame itu (Plus kartu ulang tahun yang saya bikin bersama desy, seorang teman yang mengenalkan racun baru no. 2 : paper crafting and stamping). Hihihi.. lumayan buat nambah nambah modal...

Tampak dalam si frame

Tampak luar si frame
Kreasi ketiga saya (dengan working hour: 2 hours) adalah sebuat parting card dadakan untuk farewell seorang kolega di petrophysic. Dibuat dengan bahan kain+pita dan karton saja, ini dia penampakan si parting card dadakan (sayang nggak keliatan dalamnya, padahal ada ucapan "wishing all the best" yang di bikin timbul :p)

Penampakan si parting card dadakan..



Hyuk. Jadi bye bye belanja online , say hi ke toko kain-kertas-pita dan alat-alat card making. ^^